Sabtu, 19 Januari 2019

Apa yang ada di lintasan fikiran teman-teman ketika mendengar kata "Timur Tengah, Maroko, Mesir, atau bahkan luar negeri? " Pasti jawaban teman-teman bermacam-macam, termasuk aku. Fikiran pertama yang terlintas dalam otaku apabila mendengar hal-hal semacam itu adalah ilmu, kuliah melanjutkan studi. Ada yang sepemikiran kah dengan fadlya? Hehe.
Setelah sekian lama menunggu turunnya bisa dan tanggal keberangkatan sekitar tiga bulan dari hari perpisahan dan kelulusan dari Pondok dan setelah ratusan orang yang sangat perhatian bertanya dengan berbagai pertanyaan such as "kapan berangkat?,  loh belum berangkat?, kok gak berangkat - berangkat?", dan lain sebagainya, Alhamdulillah 'alaa ni'amillah sudah hampir 2 bulan fadlya menginjakan kaki, jiwa dan raga di negeri Kinanah, negeri yang kata orang-orang adalah negeri nya para nabi dan 'alim ulama, negeri 1000 menara, tapi kata fadlya negeri ini adalah negeri yang penuh misteri, hehe. Kenapa? Nanti juga kalian akan tahu.
Memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Mesir adalah hal yang berat dan tak mudah dimulai dari persiapan tes Kemenag, deg-degan nungguin hasilnya, ribet nya ngurusin passport dan visa, belum persiapan-persiapan sebelum berangkat dan sesudah sampai. Apa aja yang harus dibawa, persiapan mental dan hati, jasmani dan rohani. It's all about what i think to do. Pergi ke negeri orang bukan hanya sekedar kita punya modal ingin saja, ingin terlihat gaya dan hebat, No, bukan itu. Yang fadlya rasakan dan alami juga lihat pengalaman-pengalaman teman-teman fadlya sendiri juga kakak senior, bukan lah hal cukup kalo punya modal ingin saja, percayalah, jadi buat kalian-kalian yang masih punya niat gitu plis tajdid niat kalian. Kenapa? Semua itu hanya akan bikin rugi dan capek kita sendiri. Jangan sampai ada kata menyesal  pergi kesini hanya karena ekspektasi mu tak sesuai realita. Dari fikiran itu fadlya mikir sendiri, kamu punya apa fad? Modal apa? Nyampe mana persiapannya? Siap kah? Dan lain-lain. Tapi dari sana pula fadlya yakin orang yang punya tekad dan kemauan kuat akan dimudahkan jalan nya oleh Allah terlebih bagi hamba-Nya yang ingin mencari ridlo Nya lewat mencari ilmu, yaqin 'ainul yaqin Allah permudah, dengan syarat usaha-usaha dan do'a-do'a kita yang maksimal, setelah itu terserah Allah tawakkal 'alaihi saja. Itulah prinsip yang harus kita pegang dan jadikan acuan.
Banyak sekali yang fadlya ingin bagikan ke teman-teman mulai dari persiapan tes Kemenag, dan mengambil keputusan untuk jauh dari negeri kelahiran untuk melanjutkan studi disini, hingga Tes Tahdid Mustawa yang pasti akan dilalui oleh para Maba yang baru datang ke Mesir. InsyaAllah. Do'akan fadlya yah teman-teman biar bisa terus berbagi pengalaman dengan kalian:).
So, what is your first impression?. Dan apa aja yang kalian ingin tahu setelah postingan ini? Tulis di kolom komentar yah. Jangan lupa like dan share juga. 😊

Cairo, 19 Januari 2019.
22.00 CLT

2 komentar

Jalan jalan menghabiskan uang ke piramida... Haha
Pokonya kren, sehat selalu ponakan ami...

REPLY

Sehat terus Teh...jaga kesehatan...

REPLY

Bright Moon Smile . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates